Dalam pengujian kualitas pangan dan minuman, setiap mikroorganisme memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, 3M Petrifilm tidak hanya hadir dalam satu jenis, melainkan menawarkan berbagai varian spesifik yang dirancang untuk mendeteksi target bakteri tertentu dengan akurasi tinggi.
Menggunakan varian yang tepat tidak hanya mempercepat hasil, tetapi juga memudahkan interpretasi visual tanpa perlu melakukan uji konfirmasi yang rumit. Berikut adalah jenis-jenis 3M Petrifilm yang paling umum digunakan di laboratorium mikrobiologi modern beserta fungsinya.
1. 3M Petrifilm Aerobic Count (AC)
Ini adalah varian yang paling dasar dan populer, digunakan sebagai pengganti metode Standard Plate Count (SPC) atau Angka Lempeng Total (ALT).
-
Fungsi: Menghitung total populasi bakteri aerobik dalam sampel.
-
Indikator Visual: Menggunakan indikator TTC (triphenyltetrazolium chloride) yang mewarnai koloni menjadi merah.
-
Keunggulan: Memudahkan penghitungan koloni pada berbagai jenis matriks makanan tanpa terganggu oleh warna sampel.
2. 3M Petrifilm E. coli / Coliform Count (EC)
Varian ini sangat krusial untuk indikator sanitasi dan kebersihan. Pelat ini mampu mendeteksi dua jenis bakteri sekaligus dalam satu kali uji.
-
Fungsi: Membedakan antara E. coli dan Coliform lainnya.
-
Indikator Visual:
-
Coliform: Tumbuh sebagai koloni berwarna merah dengan gelembung gas.
-
E. coli: Tumbuh sebagai koloni berwarna biru hingga biru-merah dengan gelembung gas (karena indikator BCIG).
-
-
Keunggulan: Hasil konfirmasi E. coli bisa didapatkan dalam 24-48 jam tanpa perlu tabung durham atau uji IMViC lanjutan.
3. 3M Petrifilm Yeast and Mold (YM / RYM)
Uji jamur dan kapang seringkali memakan waktu lama (5-7 hari) dengan metode cawan petri konvensional. 3M Petrifilm menawarkan solusi yang lebih cepat.
-
Fungsi: Mendeteksi ragi (yeast) dan kapang (mold) pada produk roti, susu, dan buah-buahan.
-
Indikator Visual:
-
Ragi: Koloni kecil, biasanya berwarna hijau-kebiruan dengan tepi yang jelas.
-
Kapang: Koloni besar, bervariasi warnanya, dengan tepi yang menyebar (diffuse).
-
-
Keunggulan: Tersedia varian Rapid Yeast and Mold (RYM) yang dapat memberikan hasil hanya dalam 48 jam.
4. 3M Petrifilm Enterobacteriaceae (EB)
Sering digunakan di industri susu dan formula bayi sebagai indikator keamanan proses pasca-pasteurisasi.
-
Fungsi: Menghitung total Enterobacteriaceae.
-
Indikator Visual: Koloni merah dengan gelembung gas dan/atau zona kuning (perubahan asam).
-
Keunggulan: Menggantikan metode MPN (Most Probable Number) yang memakan waktu dan tenaga.
5. 3M Petrifilm Staphylococcus Express (STX)
Dirancang khusus untuk mengidentifikasi Staphylococcus aureus, bakteri patogen yang sering ditemukan pada penanganan makanan yang kurang higienis.
-
Fungsi: Perhitungan cepat S. aureus.
-
Indikator Visual: Koloni berwarna merah-ungu (violet).
-
Keunggulan: Sistem satu langkah yang sangat spesifik, meminimalkan hasil positif palsu.
Mengapa Harus Membeli Varian yang Tepat di Distributor Resmi?
Setiap varian 3M Petrifilm memiliki kondisi penyimpanan dan masa kedaluwarsa yang spesifik. Membeli dari sumber yang tidak jelas berisiko mendapatkan produk yang sudah rusak cold chain-nya, yang menyebabkan kegagalan uji laboratorium.
PT Hikam Jaya Abadi menjamin setiap boks Petrifilm yang Anda terima adalah produk original, disimpan sesuai standar pabrik, dan memiliki expired date yang aman untuk operasional Anda.
Dapatkan Katalog Lengkap dan Penawaran Terbaik
Jangan ragu untuk berkonsultasi mengenai varian mana yang paling cocok untuk matriks produk Anda. Kami menyediakan stok lengkap untuk kebutuhan laboratorium industri pangan, farmasi, dan lingkungan.
Kunjungi Website Resmi Kami untuk Informasi Produk dan Pemesanan:
🌐 www.petrifilm.co.id 🌐 www.petrifilm.id 🌐 www.hikamabadi.com
PT Hikam Jaya Abadi Solusi Mikrobiologi Terpercaya, Cepat, dan Akurat.